Bahasa Arab untuk Keluarga Muslim yang Tidak Berbahasa Arab: Mulai dari Mana
Banyak orang tua Muslim ingin anak-anaknya bisa membaca bahasa Arab dan Al-Qur'an, meskipun bahasa Arab tidak digunakan di rumah.
Ini bukan penghalang.
Seorang anak dapat belajar jika ia memiliki:
- Kata-kata bahasa Arab dengan harakat lengkap.
- Rekaman pelafalan yang benar.
- Arti kata dalam bahasa yang dipahami keluarga.
- Waktu latihan yang rutin.
- Orang tua atau orang dewasa yang mendorongnya untuk terus belajar.
Mulailah dengan huruf dan harakat
Huruf hijaiah dan tanda baca dasar adalah prasyarat.
Anak perlu mempelajari:
- Bentuk dan bunyi huruf-hurufnya.
- Cara huruf-huruf tersambung.
- Fathah, kasrah, dan dammah.
- Sukun dan syaddah.
- Vokal panjang (mad).
Tahap ini sebaiknya diperlakukan sebagai persiapan, bukan sebagai tahap yang berlangsung tanpa batas waktu.
Setelah anak memahami dasar-dasarnya, langsung mulailah membaca kata. Pengetahuan tentang huruf hijaiah justru semakin kuat melalui penggunaan. Anak yang terus berhenti di huruf-huruf lepas mungkin hafal huruf hijaiah tetapi tetap kesulitan membaca kata yang sebenarnya.
Tujuannya bukan melafalkan nama huruf dengan sempurna. Tujuannya adalah menggunakan huruf-huruf itu untuk membaca.
Setelah huruf hijaiah: latihan dan kosakata
Setelah dasar-dasarnya dikuasai, anak tidak perlu menunggu sampai ia mempelajari banyak kaidah tata bahasa.
Ia bisa mulai dengan:
- Kata-kata dari satu keluarga akar kata.
- Kalimat pendek yang memakai kosakata yang sama.
- Cerita yang bersambung.
- Pertanyaan, permainan, dikte, dan menulis.
- Akar kata di dalam sebuah ayat Al-Qur'an.
Setiap kali anak membaca ulang kata-kata itu, kosakatanya menjadi semakin akrab. Melalui banyak pelajaran, kata-kata ini terus terkumpul. Perlahan-lahan anak mulai memahami sebagian kalimat baru karena beberapa akar kata, kata, dan pola sudah ia kenal.
Berapa lama anak sebaiknya belajar?
Lima belas menit adalah titik awal yang baik. Bila memungkinkan, 20 sampai 30 menit memberi anak lebih banyak waktu untuk mendengarkan, membaca, mengulang, dan menggunakan kosakata.
Latihan rutin selama beberapa hari lebih baik daripada satu pelajaran panjang lalu sama sekali tidak bersentuhan dengan bahasa Arab selama sisa minggu itu.
Pertanyaan terpenting bukan berapa banyak pelajaran yang dibuka anak, melainkan seberapa sering anak membaca dan menggunakan kata-katanya.
Apakah orang tua harus bisa berbahasa Arab?
Tidak.
Arabic by Roots menyediakan rekaman asli oleh guru laki-laki untuk kata dan kalimat. Arti kata dan petunjuk juga tersedia dalam berbagai bahasa, sehingga orang tua dapat mendampingi anak melalui bahasa yang paling dikuasai keluarga.
Orang tua juga bisa ikut belajar di samping anak. Ini menyampaikan pesan yang kuat: belajar bahasa Arab adalah sesuatu yang dihargai dan diamalkan bersama oleh keluarga.
Membaca, memahami, dan berbicara
Ketiga keterampilan ini saling berkaitan, tetapi tidak sama.
Arabic by Roots berfokus terlebih dahulu pada membaca, sementara kosakata dan pemahaman tumbuh bersamanya. Kemampuan bercakap-cakap secara penuh membutuhkan latihan yang lebih luas dan dapat dikembangkan secara terpisah.
Sasaran pertamanya adalah membuat huruf, kata, dan pola kalimat bahasa Arab semakin akrab bagi anak.
Cara menjaga semangat anak
- Pilih topik pelajaran yang disukai anak.
- Baca ulang cerita-cerita, jangan selalu mencari yang baru.
- Minta anak mengajarkan satu kata kepada Anda.
- Tunjukkan akar kata yang sudah dikenal di dalam kata-kata Al-Qur'an.
- Puji konsistensi dan usahanya, bukan kesempurnaannya.
- Biarkan anak mendengar kemajuannya sendiri dengan kembali ke pelajaran yang lebih lama.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bisakah anak belajar bahasa Arab melalui bahasa Inggris, Prancis, Urdu, atau bahasa lain yang dipakai di rumah?
Bisa. Anak dapat mempelajari bunyi dan bentuk tulisan bahasa Arab sambil memahami artinya melalui bahasa keluarganya.
Apakah sekolah akhir pekan saja sudah cukup?
Sekolah akhir pekan bisa membantu, tetapi latihan rutin di rumah itu penting. Bahasa membutuhkan sentuhan yang teratur, bukan hanya satu pertemuan setiap minggu.
Haruskah kami menunggu sampai huruf hijaiahnya benar-benar sempurna?
Tidak. Begitu anak mengenal huruf-huruf dasar dan harakat, mulailah menggunakannya dalam kata-kata yang sebenarnya. Latihan membaca akan memperkuat penguasaan huruf hijaiahnya.
Apakah berbicara harus lebih dulu daripada membaca?
Tidak harus. Anak dapat membangun kemampuan membaca dan kosakata bahasa Arab meskipun bahasa Arab tidak digunakan di rumah. Kemampuan bercakap-cakap dapat dikembangkan melalui latihan tambahan di kemudian hari.