Panduan untuk orang tua & guru

Dari Huruf Hijaiah Menuju Al-Qur'an: Peta Jalan Praktis untuk Anak

Jalan menuju kemampuan membaca Al-Qur'an tidak perlu dibagi menjadi banyak tahap yang rumit.

Jalan itu dimulai dari fondasi yang sederhana dan berlanjut melalui latihan membaca yang rutin.

Pertama: pelajari huruf dan harakat

Anak perlu mempelajari:

Tidak ada jumlah minggu atau bulan yang pasti untuk persiapan ini, karena setiap anak belajar dengan kecepatan yang berbeda.

Yang penting, jangan biarkan huruf hijaiah menjadi tempat anak berhenti terlalu lama. Begitu anak dapat mengenali huruf-huruf dan mencoba membaca kata yang berharakat lengkap, mulailah membaca kata.

Huruf hijaiah justru dipelajari lebih dalam melalui penggunaan.

Kedua: bangun kosakata melalui latihan

Inilah bagian utama perjalanannya.

Anak membaca kata-kata yang berkerabat dari satu akar kata, lalu melihat kata-kata itu di dalam kalimat dan cerita. Kosakata yang sama muncul kembali dalam kegiatan mendengarkan, membaca, pertanyaan, permainan, dikte, dan menulis.

Pada awalnya, membaca mungkin lambat. Ini wajar.

Dengan latihan yang berulang:

Tidak ada yang bisa menggantikan waktu yang dihabiskan bersama bahasa. Semakin sering anak membaca, mendengarkan, mengulang, dan menggunakan kata-katanya, semakin kuat hasil belajarnya.

Ketiga: beralih ke bacaan bersambung

Setelah kata-kata satuan, anak membutuhkan kalimat dan cerita.

Bahasa tidak hadir sebagai daftar kosakata yang terpisah-pisah. Sebuah cerita menunjukkan bagaimana kata-kata bekerja bersama, siapa yang melakukan sesuatu, apa yang terjadi, dan bagaimana gagasan-gagasan saling terhubung.

Cerita yang sama sebaiknya dibaca lebih dari satu kali.

Bacaan kedua dan ketiga bukanlah pengulangan yang sia-sia. Justru di saat-saat itulah mengeja yang lambat sering mulai berubah menjadi bacaan yang lebih lancar.

Keempat: mulailah membaca Al-Qur'an dengan pendampingan

Ketika anak mulai nyaman dengan bahasa Arab berharakat lengkap dan telah membangun kosakata yang berguna, mulailah membaca ayat-ayat pendek dan surah-surah yang sudah dikenal.

Akan sangat membantu jika dimulai dari bagian yang bunyinya sudah dikenal anak. Bunyi yang sudah dihafal menjadi penopang saat anak menghubungkannya dengan kata-kata yang tertulis.

Ketika anak mengenali akar kata yang sudah akrab di dalam Al-Qur'an, teksnya tidak lagi terasa sepenuhnya asing.

Tajwid yang benar dan pelafalan yang terperinci sebaiknya didampingi oleh guru yang berkompeten yang dapat menyimak bacaan anak. Program membaca membantu anak sampai ke tahap itu dengan kemampuan mengeja, kosakata, dan rasa percaya diri yang lebih kuat.

Berapa lama perjalanan ini?

Tidak ada satu jadwal yang berlaku untuk semua anak.

Fokuslah pada:

Ukurlah kemajuan dari apa yang bisa dibaca anak sekarang dibandingkan dengan yang bisa dibacanya dulu, bukan dari kalender yang kaku.

Bagaimana dengan tata bahasa?

Jangan jadikan tata bahasa yang abstrak sebagai pintu masuk membaca.

Anak lebih dahulu membutuhkan kata, kalimat, dan contoh yang berulang. Seiring kosakatanya terkumpul, ia mulai memperhatikan bagaimana kata kerja dan bentuk kata berubah.

Pada saat itulah penjelasan singkat dapat memperjelas polanya. Tata bahasa paling bermanfaat ketika ia menjelaskan bahasa yang sudah pernah ditemui anak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bisakah anak langsung berpindah dari huruf hijaiah ke Al-Qur'an?

Anak boleh mencoba, tetapi latihan dengan kata, kalimat, dan cerita biasanya membuat peralihannya lebih mudah serta membangun kosakata dan pemahaman.

Haruskah anak belajar tata bahasa sebelum membaca Al-Qur'an?

Tidak. Mulailah dengan kosakata dan membaca. Jelaskan pola-polanya secara bertahap melalui contoh yang sudah dikenal anak.

Apakah membaca ulang pelajaran lama itu membuang waktu?

Tidak. Membaca ulang adalah salah satu bagian terpenting dalam belajar. Ia memperkuat kosakata dan meningkatkan kecepatan membaca.

Bagaimana jika anak lupa kata-katanya?

Itu hal yang wajar. Hadirkan kembali kata-kata itu melalui kegiatan mendengarkan, membaca, permainan, dan cerita. Kosakata menjadi mantap melalui perjumpaan yang berulang.

Jelajahi pelajaran gratis

Panduan lainnya